Selasa, 16 Agustus 2011

Campur Rasa

Aku Cinta Indonesia, mungkin terdengar biasa saat kita masih diwilayah NKRI ini. Coba bayangkan orang yang dengan alasan apapun yang membuatnya menginggalkan NKRI ini, baik sekolah, berdagang dan urusan2 lain. Tidak kan kita terpikir bahwa kalimat "Aku Cinta Indonesia" ini begitu bergetar didada mereka (Tulisan Latihan kl Kuliah di Luar Negeri) ;D

Kita dianugerahkan bermacam2 suku bangsa, bahasa, dan budaya. Jujur saya bersyukur apalagi ditempat saya bekerja ini kebanyakan pegawainya bukan dr daerah yang sama jadi mereka membawa serta adat budaya mereka, sungguh indah Indonesia

saya merasakan pedasnya "sambal lado, dendeng batokok,dll" dr teman yang berasal dr Minang
saya merasakan gurihnya "peuyeum, batagor, serta yg fenomenal kripik Maicih" dr temen yang berasal dr Bandung
saya merasakan manisnya "gudek, opor ayam dll" dr temen yang berasal dr jawa

tapi sungguh tak terperikan dihati betapa nikmatnya celimpungan, lakso, laksan, pempek, bluder, maksuba, kue lapan jam, *puasa2 ngomongin makanan -__-"

tapi benar saya berasal dari daerah yang mempunyai makanan khas seperti yg saya sebutkan diatas td, disana lah ku rasa senang....
Sungguh saya rindu kampung halaman saya, walaupun cuma 6-7 jam perjalanan darat, tapi tahun ini saya janji mau mencari sensasi bagaimana "rasa mudik" :D

Tanah airku tidak kulupakan
Kan terkenang selama hidupku
Biarpun saya pergi jauh
Tidak kan hilang dari kalbu
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai

Walaupun banyak negri kujalani
Yang masyhur permai dikata orang
Tetapi kampung dan rumahku
Di sanalah kurasa senang
Tanahku tak kulupakan
Engkau kubanggakan


DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA YANG KE-66, JAYALAH SELALU!!!!

Minggu, 24 Juli 2011

Warrior Diet

Kali ini pengen ngisi blog buat saran kl mau diet, dapet share dr @kaskus

Pernahkah Anda mengenal Warrior Diet? Bila belum, bukan berarti Anda tak pernah menjalankannya. Kalau Anda umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa, berarti Anda pernah merasakan Warrior Diet.

Diet Warrior berfungsi mengurang lemak, pola makan ini dapat menstimulasi tubuh untuk mengeluarkan hormon yang membakar energi. Tidak makan apapun selama 12-14 jam secara umum akan membuat tubuh lebih sehat. Dan dalam ibadah puasa umat Muslim berguna untuk keseimbangan jiwa dan raga.

Riyada dalam Bahasa Arab berarti ‘latihan keras’ atau ‘disiplin’. Dahulu istilah ini digunakan dalam melatih kuda-kuda terbaik. Lalu dikenal istilah Riyadat An-Nafs yang bermakna mendisiplinkan jiwa atau melatih ego. Sekarang, kata riyada diartikan sebagai ‘olah raga’.

Sebagaimana pepatah Arab mengatakan: “Tujuan dari olah raga (Riyada) bukan untuk memenangkan piala, tetapi untuk mendisiplinkan jiwa”. Demikian pula menjalankan ibadah puasa merupakan jalan mendisiplinkan jiwa dan melatih tubuh, sembari mensucikan hati.

Diet dan Puasa

Memasuki Bulan Ramadan, sebagian orang akan mengurangi aktivitas fisik dan memberbanyak waktu bagi kegiatan rohani. Bukan bermaksud menggurui, tapi saya meyakini bahwa nilai positif bulan Ramadan adalah penciptaan keseimbangan jiwa dan raga, mengingatkan betapa kita diberikan banyak Karunia yang harus kita jaga dari waktu ke waktu, bukan hanya pada periode tertentu.

Pada bulan puasa, tentunya Anda akan mengalokasikan waktu lebih banyak untuk dekat dengan-Nya, membersihkan hati dan jiwa, serta memperdalam silaturahmi dengan rekan dan kerabat. Namun perlu diingat, tentunya menjaga fisik yang baik adalah bagian dari ibadah, layaknya Riyada.

Kendala biasanya muncul pada tubuh yang menggunakan makanan dalam porsi besar dan frekuensi tinggi sebagai energi, karena adanya perubahan pola makan sehari-hari. Solusinya? Lakukan efisiensi dalam penggunaan makanan sebagai bahan bakar tubuh dan gunakan lemak tubuh sebagai sumber energi.

Dengan pendekatan yang tepat, pola nutrisi pada periode puasa bahkan dapat memberikan manfaat positif seperti detoksifikasi, efisiensi energi, penurunan kadar lemak tubuh, pendefinisi otot yang lebih baik, serta peningkatan daya tahan tubuh.

Ini adalah pola diet yang terinspirasikan dari pola puasa di bulan Ramadan dengan tambahan suplemen untuk menjaga kekuatan dan pembentukan otot. Tetapi tetap jauh lebih sedikit makanan yang dikonsumsi dibandingkan pola diet bodybuilding pada umumnya karena ditujukan untuk menjaga kadar lemak tubuh yang rendah dan otot yang terdefinisi dengan baik serta stamina dan daya tahan tubuh optimal, bukan sekedar ukuran tubuh yang besar.


Jadwal dan Menu

Pukul 03.30 : bangun untuk melakukan Sahur, kombinasikan makanan tinggi protein yang dapat dicerna tubuh secara perlahan seperti yoghurt, casein, daging rendah lemak, ikan salmon, tahu, tempe, dengan sumber karbohidrat yang banyak mengandung serat seperti kacang-kacangan, serta sayur-mayur. Jangan lupa konsumsi multivitamin dan mineral serta suplemen omega 3 untuk menjaga daya tahan tubuh. Suplementasi slow-released protein dapat membantu mencegah proses katabolik pada periode fasting atau puasa yang akan dijalani tanpa asupan makanan lebih kurang 12 jam atau setengah hari. Suplementasi ini biasanya mengombinasikan beberapa sumber protein hewani dan nabati: 5 gram glutamin, 5 gram branched chain amino acid, dan satu gram omega 3 atau minyak ikan atau flax seed oil, serta produk antioksidan.

Hindarilah mengomsumsi karbohidrat sederhana seperti minuman bergula, sirup, beras putih, makanan berbahan tepung terigu, pasta secara berlebihan, karena proses cerna yang cepat dan tendensinya meningkatkan produksi insulin dapat mengakibatkan rasa capai, lemas, dan rasa lapar kembali datang dengan cepat.

Pukul 04.30 : menjalankan Salat Subuh.

Pukul 08.00 : jalankan aktivitas dan pekerjaan rutin sehari-hari tetap dengan disiplin dan performa terbaik, sembari menjaga emosi dan menghindarkan hawa nafsu.

Pukul 12.00 : menjalankan Salat Dzuhur

Pukul 03.00 : menjalankan Salat Asar

Pukul 17.00 : 40 menit latihan beban dan 20 menit latihan cardio dengan pola interval atau 60 menit latihan beban dengan intensitas menengah atau tinggi. Pola latihan circuit training yang dilakukan dengan cepat dengan 2-3 set optimal per exercise akan memberikan kesempatan anda untuk fokus mendekati angkatan maksimal tanpa extreme dehydration, coba pula pilih tempat latihan yang tidak terlalu panas untuk membantu mencegah dehidrasi tersebut.

Pukul 18.00 : berbuka puasa dimulai dengan asupan protein cepat cerna seperti whey isolate powder, diikuti oleh sumber karbohidrat sederhana seperti madu atau jus buah-buahan yang mengandung fruktosa dan vitamin serta electrolyte untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Suplementasi yang dapat segera membantu proses katabolik: 25-45 gram cairan karbohidrat sederhana, 25 gram whey isolate powder, 5 gram creatine monohydrate, 5 gram glutamine, dan 5 gram branched chain amino acid. Dilanjuti dengan Salat Maghrib.

Pukul 18.30 : konsumsi mayoritas sumber protein seperti ikan, dada ayam, daging sapi, tahu atau tempe dikombinasikan dengan sayur-mayur dan karbohidrat kompleks seperti beras merah atau roti gandum berporsi kecil atau sedang.

Pukul 19.00 : menjalankan Salat Isya dan mendengarkan ceramah

Pukul 20.00 : menjalankan Salat Tarawih Berjamaah

Pukul 21.00 : lebih kurang 2,5 jam setelah makan sebelumnya dan menjelang pergi tidur, kembali pastikan asupan protein dan lemak esensial seperti telur, daging rendah lemak, ikan, dada ayam, tahu atau tempe dikombinasikan dengan olive oil, mentimun, tomat. Tambahan suplementasi 5 gram glutamin dan 5 gram branched chain amino acid akan membantu proses sintesa protein saat Anda beristirahat serta melancarkan proses sekresi hormon agar tetap seimbang secara alami.

Pastikan kecukupan waktu tidur selama lebih kurang tujuh jam dimana memberikan tubuh kesempatan untuk proses pemulihan secara optimal dan keseimbangan hormonal secara efisien.

Teori Warrior Diet

Pola konsumsi pada bulan Ramadan sebetulnya secara ilmiah memberikan manfaat bagi jiwa dan raga, dengan pendekatan yang serupa dan dikenal sebagai “The Warrior Diet” yang dipopulerkan oleh Ori Hofmekler menggunakan siklus 20 jam undereating phase pada pagi dan siang hari (fase tanpa makanan atau sedikit makanan) dan empat jam overeating phase pada malam harinya (fase asupan makanan dengan porsi besar) dalam periode per 24 jam atau siklus per satu hari.

Pada fase puasa atau undereating selama jam kerja di pagi dan siang hari, proses ini menstimulir Symphatetic Nervous System (SNS) yang mana mengakibatkan peningkatan tingkat kewaspadaan, kesigapan dan semangat berkompetisi, serta tingkat penggunaan energi. Pada periode tersebut terjadilah apa yang disebut negative energy balance yang memaksa tubuh secara efisien menggunakan lemak tubuh sebagai sumber energi.

Asupan makanan dikompensasikan pada fase overeating yang akan menstimulir Para-Sympathetic Nervous System (PSNS) yang mengakibatkan relaksasi, peningkatan efisiensi pencernaan dan metabolisme, serta proses pemulihan. Pada fase ini tubuh mengalami positive energy balance dimana terjadi proses anabolik dalam pembentukan jaringan otot, pengisian kembali cadangan energi, dan pemulihan tubuh secara menyeluruh.

Pendekatan siklus negative dan positive energy balance ini dipercayai dapat meningkatkan kapasitas daya tahan tubuh manusia dengan ukuran peningkatan kapasitas pemanfaatan energi dan kapasitas ketahanan atas rasa capai, tingkat stres dan penyakit. Diyakini pula bahwa pola tersebut menciptakan mekanisme biologis tubuh yang lebih efisien dalam membakar lemak, membentuk otot, dan meningkatkan energi.

“Kita dilahirkan dengan Karunia hati, pikiran dan tubuh yang bersih dan sehat. Bersih dari nafsu jahat, bersih dari pikiran kotor, bersih dari racun, dan bersih dari lemak yang berlebihan. Adalah kewajiban kita sebagai umat-Nya untuk menjaga hati dengan rajin beribadah dan menjaga tubuh dengan berolahraga dan menjauhkan makanan dan minuman yang merusak tubuh yang diberikan-Nya pada kita. Betapa munafiknya kita bila hanya menjaga sebagian saja dari karunia-Nya tersebut.”

Catatan:
1.Tidak perlu kuatir akan kekurangan kalori atau energi untuk menjalankan latihan, karena persediaan energi tubuh biasanya sudah lebih daripada cukup untuk digunakan menjalankan aktivitas selama periode 20 jam
2.Lengkapi asupan makanan dengan vitamin, mineral, asam lemak esensial, asam amino, dan probiotik.
3.Tingkatkan manfaat detoksifikasi dengan minimasi konsumsi produk hewani terproses, produk berbasis gula atau terigu, dan lemak jenuh
4.Hindari makanan yang mengandung hormon, pestisida, tambahan bahan kimia, pengawet, penyedap yang berbahaya, pemanis buatan, dan fruktosa yang berlebihan
5.Kombinasikan sumber protein dan karbohidrat kompleks dengan rasio 3:1
6.Pastikan untuk sesegera mungkin mengganti cairan tubuh yang hilang, khususnya bagi kita yang tinggal di daerah tropis

Yap...pengolahan waktu dan makanannya boleh disesuaikan asalkan tidak melenceng terlalu jauh...

Minal Aidin ya sebelum Puasa ^___^

Rabu, 13 Juli 2011

Keluh kesah

Assalamualaikum

Belakangan hari ini saya banyak mendengar kan keluh kesah orang, banyak persoalan hidup yg kuping ini terima,
contoh 1:
seorang teman, mungkin akibat tekanan pekerjaan atau pun tekanan pimpinan sampai bertanya kepada saya "mau jadi apa kita 15 tahun lg kl kita masih didaerah gini gini aja?"
munngkin ini puncak seseorang dimana dia sudah pada titik 75'C panas kepalanya,
*nggak tau gmn kl sampe 100'C ya? hehe
yah, saya nggak bisa ngasih solusi, krn saya pun berada pada kondisi yg sama dengan dia, cuma saya bilang "tak perlulah berkecil hati, paling tidak Yang Maha Kuasa memberikan apa yg kau butuhkan saat ini, bukan yg kau inginkan"
contoh 2:
seorang teman yg lain, merasa selalu tidak cocok dengan pimpinannya, akibatnya sejak saya sekantor dengannya kl tidak salah sudah beberapa kali pindah ruangan, dan selalu mengeluh seakan2 setiap ruangan itu adalah neraka baginya. keluhannya ini cuma saya renungkan seandainya saya diposisinya haruskah saya selalu tidak menerima keadaan? hal ini kembali lagi pada perkataan saya diatas, "paling tidak Yang Maha Kuasa memberikan apa yg kau butuhkan saat ini, bukan yg kau inginkan"

Bolehlah kita berkeluh kesah, tapi jangan hilangkan asa bahwa kita mampu untuk berubah, ibarat pelaut, kita memegang kemudi, bukan laut yg mengemudikan kita.

contoh 3:
seorang teman yg lain pula, saya tidak pernah mendengar dia mengeluh, ditelinga ini diperdengarkan pembicaraan optimis, saya tak tahu apa mungkin dia berkeluh kesah kepada istrinya. Karena urusan dapurnya, nggak berani saya nanya macam2, hahahahha
tapi teman saya yg satu ini membuktikan dia layak berada ditempat yg pantas, dan dia pun mendapatkan tiket pulang kampungnya, sungguh dia mencontohkan sebuah perjuangan, dan kerja keras

Jadi kawan, keluh kesah itu jangan menghilangkan asa, bahwa hidup ini cuma sekali, nikmatilah dan tunjukan pada dunia kalau kita ada (sekalian memotivasi diri sendiri :D)

Waalaikusalam warohmatullah hi wabarokatuh

Kamis, 21 April 2011

Lewat 4 bulan

Lewat 4 bulan duduk di kursi panas ini, beneran panas walaupun ruangan pake AC 2 PK dua unit pula.

Kenapa saya bilang panas??? Karena tiap hari saya harus mempelajari sesuatu hal yg baru, kadang saya sudah tau, kadang jg benar-benar baru, rasanya kursi ini membakar tubuh dari bawah agar bergerak maju, mengikuti pengetahuan, mengikuti pergolakan.

Tapi dari itu semua saya bahagia, sungguh.....

Semoga dengan kursi ini gak terlalu nyaman dengan saya, sampe tahun depan lah...hehe

Jumat, 18 Februari 2011

Sungguh saya dipecut!!!

Benar kata orang,
cobalah kau cambuk sapi yang sedang berada disawah maka sapi itu pun akan berjalan
Benar kata orang,
cobalah kau hidupkan dan jalan kan motor, makan motor pun akan berjalan sesuai keinginan si pengemudi

Tapi sungguh saya tak mau seperti sapi atau pun motor yang dikendalikan oleh sesama manusia bukan oleh pencipta manusia dan alam semesta

Saya terpecut, sungguh saya mau maju,
tapi dengan keinginan saya,
mewujudkan impian saya,
sungguh saya ingin berilmu!!!

Ya Allah Ya Fattaah Ya ‘Aliim, berilah hamba tambahan ilmu pengetahuan dan gabungkanlah hamba ke dalam kalangan orang-orang yang sholeh dan berilmu.

Rasulullah Muhammad saw. bersabda, “Sesungguhnya para malaikat meletakkan sayapnya untuk penuntut ilmu pengetahun sebab ridha dengan apa yang dilakukan oleh penuntut ilmu itu” (HR. At Tirmidzi, dari Abu Darda ra).

Sabtu, 15 Januari 2011

17 Januari 2011

apa salah saya terhadapmu???
rasanya kita tak saling kenal,
kita pun tak pernah bertemu,
tapi mengapa???

mengapa saya harus tahu setelah saya deal??
mengapa tak kau umumkan sebelum saya deal??
saya sedang menikmati mengetahui perkembangan dunia luar,
perkembangan teman lama saya,

semoga semuanya hoax....

Sabtu, 01 Januari 2011

Re-solusi

Setiap yang bernyawa pasti memiliki rencana, sebagai contoh lebah, seekor lebah pasti punya rencana di kehidupannya, misal pagi dia bangun dari sarang trus mandi trus langsung nyari madu (lebah mandi??). ia pasti berecana untuk mendapatkan madu yang kualitasnya baik dan banyak, seandainya semua berjalan dengan lancar maka sang lebah akan pulang ke sarang dan menyerahkan hasil pekerjaannya untuk dipersembahkan buat sang ratu.
Ini merupakan contoh simpel dari rencana, mungkin setiap orang tidak sesimpel ini membuat rencana, begitupun saya. Begitu banyak resolusi buat tahun ini seperti lulus buat ngelanjutin pendidikan, punya istana sendiri, menata hati jadi lebih baik. tapi ane percaya sama yang mengatur ane,
"Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan
(tidak pula) dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam
kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya.
Sesungguhnya, yang demikian itu adalah mudah bagi Allah."

(QS. Al-Hadiid [57] : 22)